Begini Dosis dan Penggunaan Konidin Tablet yang Tepat

No Comments Uncategorized
Konidin tablet adalah obat yang digunakan untuk dapat meringankan batuk

Belakangan ini cuaca sedang mengalami perubahan yang tidak menentu atau dikenal juga dengan istilah pancaroba. Selain itu, meski sudah mengalami penurunan yang signifikan, namun situasi pandemi belum berakhir. Di masa seperti ini anda mungkin akan menjadi lebih rentan untuk mengalami berbagai gejala penyakit seperti batuk, flu, pilek, masuk angin dan sebagainya. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan minum konidin tablet.

 

Konidin tablet merupakan obat batuk yang berguna untuk meredakan gejala batuk yang disebabkan oleh berbagai penyebab seperti, flu, pilek, alergi, masuk angin, asma, radang tenggorokan atau radang pernapasan hingga batuk karena terdapat sisa-sisa bronkitis.  

Konidin tablet diproduksi oleh perusahaan farmasi nasional terbesar Indonesia yaitu PT. Konimex. PT. Konimex sendiri merupakan perusahaan obat legal yang didirikan oleh Djoenaedi Joesoef di Kota Solo pada 8 Juni 1967. Saat ini ada banyak sekali jenis obat-obatan legal yang telah diproduksi oleh PT. Konimex, salah satunya obat konidin tablet.

Konidin tablet terdiri dari berbagai jenis kandungan, seperti Chlorpheniramine Maleate atau disebut juga CTM, Dextromethorphan HBr, dan Guaifenesin. Komposisi Chlorpheniramine Maleate atau CTM pada obat Konidin tablet adalah sebesar 2 mg, kandungan ini bekerja untuk meringankan gejala alergi ketika sedang flu atau pilek seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, hidung gatal atau meler dan efek histamin lainnya.

Kandungan Dextromethorphan HBr sebesar 5 mg pada obat konidin tablet bekerja meredakan dan meringankan batuk dengan cara menstimulasi dan mempengaruhi saraf pada otak yang merespon sinyal refleks batuk.  Terakhir, konidin tablet memiliki kandungan Guaiphenesin yang berperan sebagai ekspektoran. Ekspektoran ini berfungsi melegakan saluran pernapasan dengan cara mengencerkan dahak ketika batuk, sehingga mengurangi kontraksi otot diafragma ketika batuk.

Konidin tablet merupakan obat batuk yang dijual secara bebas dan bisa anda beli dimana saja seperti di warung, apotik, minimarket dan toko obat lainnya. Karena dijual bebas, anda pun dapat mengonsumsi obat ini tanpa anjuran dan resep dokter. Untuk dosis pemakaiannya sendiri dapat anda lihat pada kemasan obat.

Dosis Penggunaan Konidin Tablet 

Berikut ini dosis dan penggunaan konidin tablet yang perlu anda perhatikan.

  • Anak-anak usia 6 – 12 Tahun : 1/2 s/d 1 tablet x 3 sehari
  • Anak – anak diatas usia 12 tahun : 1 s/d 2 tablet x 3 sehari
  • Dewasa            : 1 s/d 2 tablet x 3 sehari

Aturan Pemakaian Konidin Tablet dan Perhatian Khusus

Dalam mengonsumsi konidin tablet terdapat aturan yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Obat dapat dikonsumsi sebelum dan sesudah makan
  • Obat mungkin memiliki efek samping pada orang tertentu seperti mengantuk, detak jantung melebihi  100x per menit, insomnia, gelisah, sakit perut dan diare.
  • Karena obat ini memiliki efek samping mengantuk, pastikan jangan berkendara atau menjalankan mesin setelah menggunakan obat ini.
  • Simpan obat konidin tablet pada suhu ruangan atau di bawah 30 derajat Celcius dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung.
  • Obat memiliki kontraindikasi pada penderita yang memiliki riwayat gangguan fungsi hati yang berat, hipersensitif pada obat dan pada penderita yang sedang menjalani terapi atau perawatan rutin yang mengharuskan untuk mengonsumsi obat tertentu secara rutin. Untuk kondisi seperti ini sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Itulah dosis dan penggunaan konidin tablet yang perlu anda perhatikan dengan tepat agar tidak menimbulkan efek samping. Pastikan anda membaca ketentuan dan aturan yang terdapat pada kemasan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *