Category: Bayi & Menyusui

Apakah Hamil Palsu Termasuk Masalah Gangguan Mental?

Apakah Hamil Palsu Termasuk Masalah Gangguan Mental?

Bagi seorang wanita yang sudah lama menikah dan belum dikaruniai anak, hal itu tentu menjadi beban untuk mereka. Keinginan memiliki keturunan inilah yang dapat membuat seorang wanita menjadi stres, tertekan, dan depresi. Jika diabaikan, kondisi tersebut dapat mempengaruhi psikologis mereka yang kemudian dapat memicu seorang wanita mengalami hamil palsu. 

Hamil palsu atau dalam istilah medis dikenal pseudocyesis merupakan masalah psikologis yang dapat dialami wanita produktif maupun sudah menopause. Kehamilan palsu sendiri dapat membawa dampak psikologis yang luar biasa, terutama pada wanita yang infertil atau berkeinginan memiliki keturunan. 

Pada sebagian kasus, wanita yang mengalami kehamilan palsu akan merasa bahwa dirinya mengalami tanda- tanda ataupun gejala yang menunjukan bahwa mereka hamil. Saat seorang wanita ingin hamil, tubuhnya akan mengeluarkan tanda-tanda yang menyerupai kehamilan asli seperti mual, payudara membesar, perut membengkak, pertambahan berat badan dan sering buang air kecil.

Meskipun mengalami tanda-tanda kehamilan, namun sebenarnya kehamilan itu tidak ada alias tidak hamil. Hingga saat ini pun, hal yang menjadi penyebab kehamilan palsu ini belum diketahui secara pasti. Menurut dokter dan para pakar kesehatan menyatakan bahwa masalah psikologi merupakan penyebab utama dari munculnya tanda kehamilan palsu ini. Selain itu, kehamilan palsu juga memiliki keterkaitan dengan keinginan atau ketakutan seorang wanita untuk hamil. 

Keinginan yang disertai dengan rasa takut dan rasa bersalah yang besar membuat seorang wanita yang mengalami pseudocyesis ‘menghukum diri’ dan kemudian secara simultan akan menimbulkan reaksi fisiologis yang berkaitan dengan gejala kehamilan. Kemudian, sinyal-sinyal tersebut akan dibaca oleh otak dan kemudian otak akan memproduksi hormon estrogen serta prolactin yang menyebabkan wanita dengan pseudocyesis berpikir bahwa ia benar-benar hamil.

Pada beberapa kasus, selain mengalami tanda-tanda kehamilan wanita yang mengalami hamil palsu juga akan merasakan adanya perkembangan janin pada perutnya. Kendati demikian, pembesaran perut yang terjadi pada pengidap pseudocyesis seringkali disebabkan karena adanya penumpukan gas, lemak, feses atau bahkan urine sehingga bukan karena adanya perkembangan janin dalam kandungan.

Untuk mengetahui kondisi hamil atau tidaknya, wanita yang mengalami hamil palsu harus melakukan beberapa rangkaian pemeriksaan untuk mengetahui hasilnya. Tes ini biasanya dimulai dengan pemeriksaan fisik untuk mengetahui apakah adanya konsepsi, kemudian pemeriksaan urine untuk memastikan adanya kehamilan atau tidak, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk melihat adanya janin yang berkembang di dalam rahim atau tidak. 

Bila dokter menyatakan bahwa kondisi ini merupakan hamil palsu, dokter kemudian akan melakukan pemeriksaan psikologis  untuk memastikan bahwa tidak ada kondisi psikologis atau neurologis yang mendasarinya. Seorang wanita yang mengalami hamil palsu mungkin akan sulit menerima hasil pemeriksaan yang menyatakan bahwa dirinya tidak hamil dan tidak ada janin pada rahimnya. Pasalnya wanita dengan pseudocyesis benar- benar mengalami adanya perubahan- perubahan seperti yang dialami oleh wanita hamil pada umumnya. 

Namun dalam kasus ini, belum ada pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi pseudocyesis. Karena pada dasarnya kasus hamil palsu masih dianggap sebagai masalah psikologis, bukan masalah fisik. Oleh karena itu, dokter akan menyarankan untuk melakukan konseling atau psikoterapi, untuk mencegah atau mengatasi depresi yang bisa memperburuk kondisi.

Apabila ditemukan adanya komorbid dengan gangguan mental, maka dokter akan memberikan rujukan untuk dibawa dokter spesialis kesehatan jiwa. Gangguan psikis yang sering kali muncul bersamaan dengan kehamilan palsu antara lain adalah depresi, mania, gangguan psikotik seperti skizofrenia atau gangguan delusi, serta gangguan somatoform lainnya.

5 Rekomendasi Popok Sekali Pakai Bayi yang Nyaman

5 Rekomendasi Popok Sekali Pakai yang Nyaman untuk Bayi

Popok sekali pakai menjadi salah satu kebutuhan yang penting, apalagi untuk kegiatan-kegiatan di luar rumah. Hal ini karena penggunaan popok sekali pakai cukup praktis dan bisa menampung air seni bayi selama beberapa jam. 

Sebagai orangtua, kita tidak boleh asal membeli popok sekali pakai, mengingat kulit bayi cukup sensitif. Kita harus memperhatikan bahan yang aman dan tidak menimbulkan iritasi, serta bikin bayi jadi nyaman.
 

Sebelum menentukan produk popok sekali pakai mana mana yang akan dipilih, sebaiknya kenali dulu kebutuhannya, seperti: 

  • Tipe perekat, mudah dibuka dan mengganti popok dengan cepat. 
  • Tipe celana, cocok untuk bayi yang mulai aktif bergerak. 
  • Carilah ukuran popok sekali pakai yang cocok untuk bayimu.
  • Perhatikan elastisitas dan bagian pelindung samping produk. 


Keempat hal tersebut wajib kamu ketahui agar bayi tetap nyaman meski memakai popok sekali pakai. 

Mungkin beberapa ibu masih bingung cara memilih popok bayi yang bagus untuk buah hati. Berikut 5 rekomendasi popok sekali pakai yang nyaman untuk sang buah hati. 


Pampers Premium Care New Baby 

Popok bayi merek Pampers Premium Care New Baby sangat cocok untuk Si Kecil yang memiliki kulit sensitif. 

Pampers Premium Care New Baby ini memiliki lapisan popok yang lembut seperti sutera, gel berdaya serap tinggi, bagian pinggang 2x lebih lentur sehingga nyaman dipakai untuk aktivitas di luar. 


Pampers Premium Care New Baby juga didesain dengan bentuk yang tipis dan mudah kering. Di dalam lapisannya, terdapat sistem drymax, yakni teknologi dengan Absorbent Gelling material yang mampu menyerap cairan lebih cepat dan langsung mengunci agar tidak bocor meskipun bayi terus bergerak. Untuk harga pampers Premium Care New Baby dibanderol dengan harga Rp135 ribu.


Sweety Comfort Gold 

Sweety Comfort Gold dilengkapi dengan teknologi Diamond Layer yakni teknologi popok sekali pakai bermotif berlian yang menyerap cairan super cepat serta mengurangi kontak langsung dengan kulit bayi, sehingga kulit bayi tidak mudah mengalami iritasi. 

Permukaan popok bayi Sweety Comfort Gold tidak terlalu tebal dan disertai dengan bahan yang lembut dan nyaman. Hal ini menjadikan popok ini cocok dikenakan untuk aktivitas sehari-hari di luar sana.  


MamyPoko Pants Extradry 

MamyPoko Pants Extradry didesain khusus untuk Si Kecil yang sedang aktif. Popok bayi ini juga memiliki desain yang lucu dan dan unik. 


Selain itu, bahan yang digunakan pun terbuat dari bahan yang lembut dan bebas kembung, sehingga Si Kecil bisa bebas bergerak dan tidak membuatnya mengalami iritasi. Karetnya yang lembut dan fleksibel membuat si kecil nyaman bergerak tanpa takut kemerahan dan bocor.


MamyPoko Pants ExtraDry juga mampu memberi kenyamanan pada Si Kecil pada malam hari saat sedang tidur karena efektif menyerap pipis bayi hingga 6 kali. 


Merries Premium Popok Bayi Celana 

Terdapat 3 kebebasan dalam 1 popok bayi ini. Mulai dari bebas bocor, bebas iritasi dan bebas gerak. Popok celana dengan sirkulasi udara baik, sehingga menjaga kulit bayi tetap kering dan nyaman. 


Bamboo Nature Popok Sekali Pakai

Bamboo nature merupakan green diapers pertama di Indonesia yang ramah lingkungan dan berani memberikan jaminan bahwa popok yang dipakai tidak menyebabkan ruam pada kulit bayi.  Aman untuk kulit bayi yang sangat sensitif. 


Dilengkapi dengan perekat yang lembut, dapat merekat berulang kali dan juga elastis, juga memiliki sirkulasi udara yang baik tanpa membuat kulit menjadi iritasi. 


Selamat mencoba!