Tag: durasi haid setelah nifas

Seperti Apa Haid Setelah Nifas, Apakah Ada Perbedaan?

Kehamilan merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan. Selama menjalani masa kehamilan, setiap wanita tidak akan mendapatkan menstruasi. Bahkan setelah melahirkan pun, para ibu masih tidak akan mendapatkan haid karena harus menjalani masa nifas. Mereka baru akan mendapatkan haid setelah nifas selesai.

Kapan Haid Setelah Nifas Terjadi?

Tidak ada yang bisa memastikan kapan haid setelah nifas terjadi. Karena setiap ibu memiliki waktu yang berbeda-beda. Ada beberapa poin yang menentukan periode menstruasi seorang wanita pasca melahirkan yaitu:

  • Umumnya jika Anda tidak menyusui secara langsung, maka Anda bisa mendapatkan menstruasi pertama dalam waktu 6 hingga 12 minggu setelah melahirkan. Namun ada juga yang lebih cepat yakni 4 minggu setelah melahirkan. Dan ada juga yang baru mendapatkan haid pada minggu ke 24.
  • Jika ibu menyusui bayinya secara langsung atau memberikan ASI eksklusif, maka menstruasi bisa datang lebih lama sekitar tiga sampai enam bulan setelah melahirkan. Bahkan ada juga yang mendapatkan menstruasi satu tahun hingga 18 bulan setelah melahirkan.
  • Dan pada ibu yang menyusui langsung namun juga menyusui anaknya dengan menggunakan botol, maka haid akan muncul enam hingga 12 minggu setelah melahirkan.

Ibu yang memberikan ASI eksklusif secara langsung pada bayinya, bisa tidak haid setelah nifas karena faktor hormon di tubuhnya. Hormon tersebut merupakan hormon prolaktin yang bertugas untuk memproduksi ASI dan menekan hormon reproduksi. Hal itu membuat Anda tidak dapat berovulasi, karena itu banyak pasangan yang menganggap jika ini adalah metode KB alami.

Namun sayangnya, kehamilan tetap bisa terjadi meski Anda tidak mengalami menstruasi. Karena itu, penting untuk menggunakan alat kontrasepsi seperti pil KB, suntik KB, KB implan atau IUD.

Tidak haid selama setahunbisa jadi gejala penyakit kronis

Apakah Menstruasi Akan Mengalami Perubahan?

Setelah mengalami kehamilan hingga melahirkan, wanita akan mengalami perubahan pada periode menstruasinya. Perubahan tersebut berkaitan dengan:

  • Rahim membutuhkan waktu untuk kembali ke ukuran normal.
  • Adanya perubahan kadar hormon.
  • Faktor menyusui yang memengaruhi kadar hormon.

Beberapa wanita yang sebelumnya mengalami kram hebat dan pendarahan yang berat selama menstruasi, setelah melahirkan mungkin kram dan pendarahan yang mereka rasakan akan lebih ringan. Namun ada juga yang justru mengalami kram dan pendarahan lebih berat dari sebelumnya. Ada juga yang mengalami perubahan warna darah dan gumpalan yang lebih banyak dari biasanya.

Saat haid setelah nifas mulai terjadi, maka Anda akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Hal tersebut wajar pada wanita yang sedang menyusui karena pengaruh hormon. Bahkan wanita yang tidak menyusui juga bisa mengalami siklus tidak teratur karena tubuh mereka membutuhkan waktu untuk sepenuhnya pulih dari kehamilan dan persalinan. Namun seiring berjalannya waktu, siklus menstruasi akan kembali normal.

Bahkan Anda yang memiliki endometriosis sebelum kehamilan bisa mengalami periode haid yang lebih ringan setelah melahirkan. Menstruasi yang lebih ringan dari setelah melahirkan dapat juga disebabkan oleh dua hal yaitu sindrom Asherman (menyebabkan jaringan parut di rahim) dan sindrom Sheehan (adanya kerusakan pada kelenjar pituitari). Kedua hal tersebut merupakan kondisi langka.

Sedangkan Anda yang mengalami periode menstruasi lebih berat bisa dipengaruhi oleh faktor:

  • Intensitas kram rahim meningkat.
  • Hormon menyusui.
  • Membesarnya rongga rahim setelah kehamilan yang menghadirkan lebih banyak lapisan rahim yang harus luruh saat menstruasi.

Jika Anda tidak kunjung mengalami haid setelah nifas meskipun sudah berhenti menyusui, maka Anda harus segera berkonsultasi ke dokter.